GRESIK – Suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan menyelimuti pelaksanaan Musyawarah Internal Pimpinan Daerah (PD) Perjuangan Walisongo Indonesia Kabupaten Gresik yang digelar pada Rabu, 18 Juni 2025. Pertemuan strategis yang dihadiri oleh segenap komponen kepemimpinan daerah ini berlangsung lancar dan sukses, menandai babak baru yang harmonis dalam perjalanan organisasi. Atmosfer kebersamaan yang hangat menjadi bukti nyata menguatnya ikatan internal pasca proses rekonsiliasi sebelumnya, mengisyaratkan kesiapan untuk bergerak maju secara kompak.
Musyawarah kali ini memiliki makna khusus karena secara tegas melegitimasi hasil Islah atau Rekonsiliasi bersejarah yang telah dicapai lebih awal, tepatnya pada tanggal 8 Juni 2025. Hasil rekonsiliasi tersebut, yang telah menghasilkan kesepakatan bulat dan menyeluruh di antara seluruh anggota rapat waktu itu, mendapatkan penguatan dan pengesahan formal dalam forum internal ini. Legitimasi ini menjadi pondasi kokoh yang mengakhiri segala bentuk silang pendapat sebelumnya, sekaligus menegaskan bahwa seluruh komponen kini berdiri di atas landasan kesepahaman dan tujuan bersama.
Proses musyawarah berjalan dengan lancar, terbuka, dan penuh rasa tanggung jawab. Setiap peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi demi kemajuan organisasi, namun selalu dalam koridor menjaga kebersamaan dan semangat persaudaraan yang telah dipupuk melalui islah. Diskusi berfokus pada evaluasi kinerja, penyusunan strategi ke depan, serta langkah-langkah konkret untuk mengoptimalkan peran PD Perjuangan Walisongo Indonesia di tengah masyarakat Gresik. Suasana dialogis dan saling menghargai menjadi kunci keberhasilan acara tersebut.
Poin krusial yang ditekankan dalam musyawarah adalah komitmen bulat seluruh pihak yang hadir untuk segera mengaktifkan dan mengoptimalkan kembali seluruh kelembagaan di bawah naungan PD Perjuangan Walisongo Indonesia Kabupaten Gresik. Aktivasi kelembagaan ini diakui sebagai tulang punggung untuk memperkuat syiar organisasi, menyebarluaskan nilai-nilai luhur, serta meningkatkan kapasitas anggota dalam berkontribusi bagi umat dan bangsa. Tak sekadar aktif, lembaga-lembaga ini diharapkan menjadi pusat gravitasi kegiatan yang positif dan bermanfaat.
Lebih dari itu, musyawarah juga menegaskan komitmen bersama untuk memberikan edukasi positif kepada masyarakat luas. Organisasi menyadari peran strategisnya sebagai agen perubahan sosial dan pencerahan. Melalui program-program terencana yang akan digulirkan oleh lembaga-lembaga yang dihidupkan kembali, PD Perjuangan Walisongo Indonesia Gresik bertekad memberikan kontribusi nyata dalam membangun karakter masyarakat, menyebarkan pemahaman agama yang moderat dan mencerahkan, serta turut serta memecahkan persoalan sosial di tingkat akar rumput. Komitmen ini lahir dari kesadaran kolektif akan tanggung jawab dakwah dan pengabdian.
Penutupan musyawarah diwarnai dengan rasa syukur dan optimisme yang tinggi. Kesuksesan acara pada 18 Juni 2025 ini, yang berhasil mengukuhkan hasil islah 8 Juni dan menghasilkan komitmen membaja untuk pengaktifan lembaga serta peningkatan syiar dan edukasi, dan beberapa poin penting lainnya dinilai sebagai momentum kebangkitan organisasi. Dengan semangat persatuan yang kini kian mengkristal, Pimpinan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Kabupaten Gresik siap melangkah lebih mantap, menjalankan amanah organisasi, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi agama, masyarakat, dan Kabupaten Gresik yang tercinta. Sinergi baru ini diyakini akan membawa organisasi mencapai tujuan mulianya dengan lebih efektif dan berdampak luas.